Menu Close

Category: Berita & Kegiatan

Pengamatan Hilal Penentuan Awal Bulan Ramadhan 1442H

Wilujeng wengi Wargi Jawa Barat
Menyambut Datangnya bulan Ramadhan,
Yuk kita saksikan live streaming Pengamatan Hilal Penentuan Awal Bulan Ramadhan 1442H
Pada hari 𝐒𝐞𝐧𝐢𝐧. 𝟏𝟐 𝐀𝐩𝐫𝐢𝐥 𝟐𝟎𝟐𝟏
 .
Pada hari 𝐒𝐞𝐧𝐢𝐧. 𝟏𝟐 𝐀𝐩𝐫𝐢𝐥 𝟐𝟎𝟐𝟏

BMKG Goes To School

Pangandaran, 24 Maret 2021

Pada hari Rabu 24 Maret 2021 Stasiun Geofisika Klas 1 Bandung menyelenggarakan kegiatan BMKG Goes To School di wilayah Pangandaran. Adapun kegiatan tersebut di pusatkan di 3 ( tiga) sekolah yaitu di SMK Putera Pangandaran, MTsN 1 Pangandaran dan SMPN 1 Pangandaran.
Tujuan dari kegiatan BMKG Goes To School adalah sosialisasi kondisi wilayah Pangandaran dari sudut pandang kebencanaan khususnya potensi kegempaan serta potensi tsunami serta edukasi dalam menghadapi bencana tersebut. Dengam adanya edukasi ini, diharapkan siswa-siswi mengenali potensi kebencanaan di wilayah mereka dan meningkatkan kapasitas mereka dalam menghadapi bencana tersebut.
Dalam sambutannya Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu menekankan pentingnya sosialisasi dan edukasi potensi kebencaan di wilayah Pangandaran kepada siswa-siswi, karena sosialisasi dan edukasi pada usia dini akan lebih tertanan lebih dalam dalam ingatan usia dini.
Rangkaian kegiatan tersebut sebagian diikuti secara virtual serta tatap muka walaupun dengan jumlah peserta yang sangat terbatas karena masih dalam kondisi pandemi Cobid 19. Materi kegiatannya adalah paparan materi yang diberikan okeh para narasumber dari BMKG Bandung serta simulasi dengan jumlah peserta sangat terbatas serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

 

Foto : Pembukaan BMKG Goes To School

Foto : Sambutan Sekolah Via Zoom

Foto : Pemaparan Materi Gempabumi dan Tsunami di Sekolah

Foto : Pemaparan Materi Gempabumi dan Tsunami di Sekolah

Foto : Simulasi Saat terjadi gempabumi

Foto : Penyerahan Cinderamata ke Sekolah

Kegiatan Sekolah Lapang Geofisika (SLG) di Pangandaran Hari ke-2

Pangandaran, 23 Maret 2021
 
Pada hari kedua Sekolah Lapang Geofisika (SLG) Tahun 2021 di Pangandaran Jawa Barat kegiatannya terdiri dari peninjauan ke shelter Tempat Evakuasi Sementara di sekitar Pasar Seni Pangandaran, simulasi simulasi dari Pantai Barat hingga ke TES Pasar Seni, simulasi TTX di Aula Desa Pananjung, dilanjutkan evaluasi hasil TTX dan diakhiri dengan acara penutupan.
 
Kepala Stasiun Geofisika Bandung Teguh Rahayu dalam sambutan penutupannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh peserta Sekolah Lapang Geofisika Tahun 2021 di Pangandaran, dan semoga kegiataan ini dapat meningkatkan kapasitas masyarakat Pangandaran dalam mitigasi bencana gempabumi dan tsunami serta akan mendukung Pangandaran menjadi kawasan wisata yang tangguh bencana gempabumi dan tsunami, sehingga menjadi kawasan yang bersertifikat international dari UNESCO, bahwa Pangandaran merupakan wilayah sudah siap dalam mitigasi bencana gempabumi dan tsunami baik sarana, prasarana dan kapasitas masyarakatnya.

Fenomena Matahari Cincin di langit Bandung Raya 22 Maret 2021

Sumber Foto : Yudha Maulana/detikcom

Fenomena matahari cincin terlihat dari langit Bandung Raya pada Senin (22/3/2021) sekitar pukul 11.00
Wib. Halo adalah fenomena optis berupa lingkaran cahaya di sekitar matahari atau bulan. Halo muncul
disebabkan oleh kristal es pada awan cirrus (biasanya cirrostratus) yang dingin yang berada 5–10 km atau
3–6 mil di lapisan atas troposfer.

Fenomena ini bergantung pada bentuk dan arah kristal es, cahaya
matahari direfleksikan dan dibiaskan oleh permukaan es yang berbentuk batang atau prisma sehingga
sinar matahari menjadi terpecah kedalam beberapa warna karena efek dispersi udara dan dipantulkan ke
arah tertentu, sama seperti pada pelangi.

Kondisi cuaca di Bandung (Stageof Bandung) pada pukul 11.00 cerah berawan, suhu udara 28,8 C,
kelembapan udara 55%, terpantau pertumbuhan awan Cirrus (Cu) dan Altostratus (As).
Fenomena Halo merupakan hal yang wajar/biasa terjadi dan bukan pertanda sesuatu yang buruk sehingga
masyarakat dihimbau untuk tetap tenang.

Saat ini di Bandung Raya masih dalam periode musim penghujan sehingga potensi hujan yang dapat
disertai oleh angin dan petir masih berpeluang terjadi. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir,
rawan pergerakan tanah dan rawan longsor dihimbau untuk tetap waspada dan tetap menjaga kesehatan
dengan senantiasa menerapkan protocol kesehatan dengan mencuci tangan, memakai masker dan
menjauhi kerumunan